Kamis, 13 Mei 2010

9 Tips agar hidup lama

Hindari makan berlebih
Jika ingin hidup sehat lebih lama, cobalah mengurangi sedikit asupan makanan Anda. Dan Buettner, yang mempelajari umur panjang di berbagai penjuru dunia, menemukan bahwa orang lanjut usia di Jepang berhenti makan saat mereka masih 80 persen kenyang.

Selain itu, peneliti dari St. Louis University menegaskan, membatasi asupan kalori berfungsi menurunkan produksi T3. T3 merupakan hormon tiroid yang memperlambat metabolisme dan mempercepat proses penuaan.

Bercinta
Menikmati hubungan intim dua hingga tiga kali seminggu bisa memperpanjang angka harapan hidup. Sibuk bercinta bisa membakar sejumlah kalori (setara dengan lari selama 30 menit). Selain itu, seks teratur juga bisa menurunkan tekanan darah, memperbaiki tidur, meningkatkan kekebalan tubuh dan melindungi jantung.

Matikan TV
Terlalu banyak menghabiskan waktu di depan TV bisa mengganggu kesehatan. Studi pada 2010 menemukan, orang-orang yang menonton TV empat jam atau lebih sehari berisiko 46 persen lebih besar meninggal akibat berbagai sebab dibandingkan orang-orang yang hanya menonton kurang dari dua jam sehari.

Mengurangi durasi menonton sedikit saja bisa membantu. Menurut temuan studi, seperti dikutip situs health.com, setiap satu jam ekstra menonton meningkatkan risiko kematian akibat berbagai sebab sebesar 11 persen dan meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung sebesar 18 persen.

Hindari paparan matahari langsung
Menghindari terlalu banyak paparan matahari bisa mencegah kanker kulit. Selain itu, cara ini bisa membuat Anda terlihat lebih muda dengan cara mencegah kerutan, garis-garis halus dan kulit kendur.

Tidak ada istilah terlalu cepat atau terlalu lambat untuk memakai tabir surya. Selain itu, jangan hanya fokus dengan wajah. Bintik-bintik kerusakan akibat sinar matahari di area dada dan leher juga akan membuat Anda terlihat lebih tua.

Jalin hubungan
Penelitian menunjukkan, Anda berisiko lebih besar menderita penyakit jantung jika tidak memiliki jaringan teman atau keluarga yang kuat. Kesepian bisa menyebabkan peradangan. Pada orang-orang yang sehat, kesepian ini sama berbahayanya dengan kolesterol tinggi atau kebiasaan merokok. Kesepian memicu risiko lebih besar pada orang lanjut usia, yang juga rentan menderita depresi.

Minum alkohol dalam jumlah sedang
Alkohol dalam jumlah kecil baik bagi kesehatan. Sebuah studi pada 2010 yang dipublikasikan di Journal of the American College of Cardiology, menghubungkan minum ringan (setara dengan satu takar untuk perempuan dan dua takar untuk laki-laki) bermanfaat bagi kesehatan.

Konsumsi buah dan sayuran
Mengonsumsi kurang dari tiga takar buah dan sayuran per hari bisa merusak kesehatan. Buah dan sayur bisa membantu menurunkan penyakit jantung hingga 76 persen. Selain itu, kedua makanan ini berperan mengurangi risiko kanker payudara. Di samping itu, kandungan antioksidan dalam buah dan sayur bekerja melawan peradangan dan meningkatkan aliran darah. Proses ini berfungsi mencegah kerutan dan membuat Anda tampil lebih muda.

Olahraga
Olahraga setiap hari merupakan kunci utama awet muda. Sebuah studi pada 2008 menemukan, olahraga intensitas tinggi (seperti berlari) secara teratur bisa memperpanjang angka harapan hidup. Hal ini, menurut peneliti, tidak mengejutkan karena olahraga mempunyai efek positif terhadap jantung, pikiran, dan metabolisme. Olahraga tingkat sedang (jalan kaki 30 menit sehari) juga bisa menurunkan risiko gangguan jantung.

Berhenti merokok
Berhenti merokok merupakan salah satu cara paling penting dalam menjaga kesehatan dan memperpanjang angka harapan hidup. Sebuah studi yang dipublikasikan di American Journal of Public Health menemukan, perempuan yang berhenti merokok di usia 35 hidup enam hingga delapan tahun lebih lama.

Tidak ada kata terlambat untuk berhenti. Berhenti merokok bisa memperlambat penyakit dan meningkatkan kemungkinan hidup pada perokok yang telah mengalami kerusakan paru-paru, seperti penderita kanker paru-paru stadium awal. (IK/OL-08)

sumber : http://www.mediaindonesia.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar